Ketukan Keras untuk Memperkuat Persahabatan



Assalamualaikum Sahabat, kali ini aku akan menyampaikan Pesan penting untuk kalian. Dimana menguraikan makna tentang Bagaimana cara menghargai sebuah ikatan Persahabatan. Aku akan merangkumnya dalam sebuah kisah nyata yang aku alami selama ini. Bagi kalian pengikut setiaku mungkin kalian mengenal aku dengan nama Enni, dan juga Sahabat ku bernama Adiba dan Fiah.
Kami bersama sejak SMK banyak kejadian lucu yang menyatukan kami. Dari kebencianku terhadap Adiba yang selalu menyontek dipelajaran Bahasa Inggris, Keluguan Fiah yang dicintai seorang Wanita dan Hobi kami yang suka nyolong Mangga Muda untuk dimakan bersama. Kala itu kita benar-benar polos dan menyebalkan tapi berkat lika-liku perilaku kelabilan seorang Remaja yang menghantarkan kami pada Kesetiaan.



Ku akui memang benar aku merupakan orang yang sangat egois. Aku benar-benar kagum dengan kedua sahabat ku yang mampu menerima keegoisanku. Pernah waktu itu, oleh karena hal kecil aku mampu tak menggubris mereka selama berhari-hari aku merasa tersakiti padahal aku sendiri yang cari penyakit. Mereka hanya mendiamkan ku dan tak mau mengangguku hinggaku sadar dan kembali merangkul mereka. Karena kesabaran mereka akhirnya aku sadar dan berhenti bersikap konyol.

Mereka tidak pantas ku sebut Sahabat tapi mereka pantas ku sebut Keluarga. Bagaimana tidak suatu permasalahan setiap individu selalu terangkum dalam sebuah wadah. Nasehat dan semangat yang tiada henti membuat kami menjadi lebih kuat dalam menghadapi masalah. Ketika kami tidak menyukai hal dari salah satunya kami langsung mengatakan secara langsung tidak perlu menyinggungnya didunia maya. Karena setiap masalah itu diomongin bukan diperpanjang dengan gumaman hati yang diwakilkan dengan postingan di social media.

Dalam sebuah Persahabatan kalian perlu mengenali lebih dalam siapa sahabat kalian. Karena jika kalian tidak tahu betul bagaimana dia? kalian tidak akan larut dalam kisah hidupnya, Setiap Individu mempunyai Pola Pikir dan Perilaku yang berbeda. kalian tidak berhak mengatur seseorang untuk mengikuti Keinginan Pribadi. Misalnya kalian mengharuskan ia selalu bersama disetiap kalian Perlu. Stop! Hentikan itu! Karena Dia punya Kehidupan dan Rencana untuk setiap harinya. Pengertian itu wajib, kalian harus memahaminya. Berhentilah untuk bersikap Egois!

Adapun hal yang penting kalian juga tidak berhak membatasi Ruang Lingkup Pertemanannya. Misalnya kalian ingin bertemu dengannya nyatanya Dia sudah mempunyai Rencana dari sebelum kalian mengajak yaitu bertemu dengan Teman Lamanya atau Teman Barunya. Ya bisa dibilang, Berhentilah menjadi Posessif. Karena jika kalian bertindak demikian, Sahabat kalian akan merasa terkekang dan dibatasi so kalian hanya salah satu dari beberapa temannya bisa aja Dia meninggalkan kalian karena merasa tidak nyaman.

Selanjutnya mengenai bagaimana cara menghargai keberadaan Sahabat, Ketika kalian mempunyai banyak Sahabat misalnya dari Kubu SD,SMP,SMA,Kuliah,Kerja,Tetangga,dan Dunia Maya. Usahakan ketika kalian berjalan dengan Kubu SD dan kemudian bertemu dengan kubu SMP, utamakanlah planning awal kalian mengapa berada di tempat tersebut. Sekedar SENYUM SALAM SAPA ya silahkan tapi jangan sampai meninggalkan Kubu pertama ya. Karena tentunya Sahabat kalian akan merasa tidak nyaman karena waktunya tersita dengan kesibukan kalian. Atur waktu lagi aja untuk bertemu dengan Kubu satunya.

Lalu ketika kalian sedang bersama Sahabat kemudian datang Kekasih kalian, jangan lupa beri pengertian kepada Pacar kalian untuk tidak mencumbu disekitar mereka. Ya, kalian kan bisa mengatur kembali waktu untuk berduaan. Karena keadaan seperti ini biasanya membuat Sahabat kalian mereka tidak nyaman, terkecuali Pacar Sahabat kalian semuanya juga ada disatu tempat. Karena kan kasihan kalo Sahabat kalian Jomblo ngeliat kalian bermesraan auto ngebuat hati mereka teriris syahdu.

Dan yang terakhir untuk mengawetkan Persahabatan kalian hanya satu. “Jangan Membesarkan Suatu Perkara” jadi buat kalian yang ketika hatinya hancur karena perilaku salah dari salah-satu anggota usahakan untuk memaklumi dan memaafkannya. Seperti ini, dikalimat awal aku memperkenalkan Adiba dan Fiah namun dipenghujung kisah aku mengenalkan Satu Sahabatku lagi bernama Farida. Kalian mungkin jarang mendengarnya karena kami juga jarang bertemu ya mungkin bisa dikatakan Setahun 4 kali karena disetiap ulang tahun kami.


Kita pernah berperkara, tak saling sapa, dan bahkan saling lupa. Semua itu berawal dari Keegoisan yang tidak dapat diterima dari berbagai sudut. Awalnya ketika kami memperdebatkan mengapa Farida berperilaku sedemikian rupa kami sempat membencinya karena ia tak menghargai keberadaan kami sebagai Sahabat. Wah kala itu kami pecah belah kalo usaha bisa jadi uang seperti menjual “Gayung,Ember,Sapu” tapi ini pecah belah dalam artian berpisah.

Karena kekuatan hati aku, Adiba, dan Fiah kami memutuskan untuk memperkecil masalah ini dengan menerima kenyataan bahwa begini adanya tidak memperdebat lagi dan meluruskannya. Kami langsung mendatangi kediaman Farida kala itu harinya Hujan kami sempat mondar mandir didepan rumahnya karena takut tidak digubris. Akhirnya kami bertiga mengetuk pintu dan TARAAAAA... Farida keluar dengan terkejut dan wajah bingung. Kami langsung memeluknya tanpa berbasa-basi.

Akhirnya kami kembali utuh dengan menerima kekurangan masing-masing dan memaklumi setiap kesalahan yang terjadi. Tujuan ku menulis ini, untuk menyadarkan kepada kalian betapa penting seorang Sahabat, Hargai selagi dia ada. Jika ia menghilang carilah dengan cermat caranya intropeksi diri apakah ada yang salah dari diri kalian atau dari dirinya?

Jangan jadi aku yang dulu yang suka merasa tersakiti karena hal kecil padahal aku sendiri yang cari penyakit. Jadilah Pribadi yang lebih dewasa dengan memaklumi, memaafkan, dan menerima setiap kesalahan untuk diperbaiki. Kalian akan terlihat tidak berdaya ketika tidak melakukan Upaya untuk membangkitkan Kebenaran yang nyata. Karena ketika kamu Baik kamu akan mendapatkan Sahabat yang baik pula. Namun ketika kamu tidak mendapatkan Sahabat yang baik, cek saja dulu dirimu apakah sudah baik untuk orang lain?


Comments

  1. Sedih .haru.gembira bercampur aduk saat liat post ini . tp ada jengkelny juga sih kok aku di cinta i wanita sih hmm

    ReplyDelete

Post a Comment